Jagoan SEO Terkubur Dalam Pasir
Yang aku pelajari tentang SEO ini di AsianBrain, kata bu guru Anne Ahira bahwa optimalisasi website di luar, atau yang disebut Off-Page SEO harus dilakukan dalam kecepatan normal. Jika kita sangat ngebut untuk menjadi jagoan SEO maka kita akan berpotensi besar untuk jatuh dan terkubur di dalam pasir arena balapan, dikubur oleh Google dalam apa yang disebut sebagai Google SandBox.
Jadi, semangat untuk menang dan menjadi jagoan SEO, seperti yang saya tuliskan pada artikel yang lalu dengan judul Aku Jagoan Seo (klik untuk baca), juga harus sangat tekendali. Tulisan Aku Jagoan Seo lebih pada cara untuk membuat semangat, ketika sesuatu terasa wajib hukumnya untuk dicapai maka kita dapat menjadi otomatis begerak semakin dekat ke sana.
Ok, saya lanjutkan nanti malam ya. Saatnya break sekarang. Stay tune…
Best Regards
Mufli
Belajar di AsianBrain Seperti Mufli, klik AsianBrain
Baca juga:
Update 3 November 2008
Nah, mengapa aku yakin kalau jagoan SEO sering terkubur pasir ? Ya, aku bukan hanya mendengar dari guruku bahwa jagoan SEO sering demikian, tetapi aku yang belum jagoan SEO pun pernah terkubur.
Apa sebabnya bisa terkubur jagoan SEO yang sering nyungsep sendiri ke pasir? Sederhana saja, karena terlalu cepat. Seperti halnya dalam balapan motor yang kencang (mungkin anda sering lihat di TV) para jagoan yang berpacu sering tergelincir di lapangan pasir pinggir jalan di arena balapan. Bukan tukang ojek yang berjalan pelan mengantar penumpangnya. Namun, siapa yang paling sering sampa ke tujuan ? Rasanya lebih banyak tukang ojek yang sampai ke rumah orang yang diantarnya dibandingkan dengan calon jagoan yang benar-benar sampai pada cita-citanya menjadi nomor 1. Betul ?
Nah, di dunia SEO, jika kita melakukan optimalisasi Off-Page dengan kecepatan yang mencurigakan (misalnya pembuatan ratusan backlink dalam sehari), maka itu dapat diilustrasikan seperti ini: Aku tau, normalnya dari Jakarta ke surabaya paling cepat itu 1 jam lebih beberapa menit (karena antri di bandara, naik taxi dsb). Nah, kalau seorang teman yang baru 10 menit lalu bilang ke aku bahwa dia masih di jakarta, lantas kini tiba-tiba nongol di rumahku padahal baru 10 menit lalu masih di jakarta, maka aku akan curiga, dukun apa yang membawanya kemari?. Kalo yang curiga itu pak Polisi, maka dia akan adakan penyeledikan.
Nah, Google pun akan curiga dengan seseorang yang sangat cepat bagai kilat merebut posisi atas di search engine. Okelah, boleh jadi untuk beberapa waktu sang jagoan SEO ini nangkring di posisi atas. Namun, Google ini seperti polisi juga, ia akan melakukan penyelidikan dengan algoritmanya yang rumit. Jika kedapatan sang jagoan menempuh jalur-jalur hitam untuk merebut posisi atas, maka Google akan mengubur sang jagoan ke dalam kuburan pasirnya. Kuburan pasir inilah yang disebut orang sebagai SandBox, atau Google Sandbox.
Untungnya kuburan pasir atau Google Sandbox bagi para jagoan SEO ini tak seseram kuburan beneran. Hanya pasir kok, tidak dibuatkan papan penutup yang kuat, jadi namanya jagoan SEO seperti aku ini (hehehe…) tetap bisa bangkit dari kubur. Pasir di arena terbuka seperti arena balapan tadi secara perlahan akan terkena tiupan angin, atau terbawa hanyut oleh air hujan. Demikian pula kuburan pasir untuk jagoan SEO akan lepas dengan sendirinya dalam satuan waktu. Kapan ? mana kutahu, tergantung angin dan hujan, tergantung juga seberapa kaget Google telah anda buat dan seberapa dalam Anda dikubur. Bagaimana feeling Anda ?
Sementara berada di dalam pasir, bagaimana sang jagoan SEO dapat meneruskan pertempuran agar tetap menang dan atau meneruskan aktivitasnya ? Well, seseorang yang punya mental jawara selalu punya banyak nyawa. Anda sering main game ? Mungkin pernah temui, ketika anda berprestasi maka anda dapat 1 extra nyawa, atau dapat perpanjangan waktu ?
Nantikan tulisan saya beberapa waktu ke depan tentang: Aku Jagoan SEO Yang Punya Banyak Nyawa, klik untuk membaca introduksinya.
Demikian dulu artikel tentang Jagoan SEO bisa terkubur pasir atau Google Sandbox ini. Terimakasih anda telah membaca.
Best Regards
Mufli
Nantikan: Aku Jagoan SEO Yang Punya Banyak Nyawa




3 Responses to “Jagoan SEO Terkubur Dalam Pasir”
By Deni on Oct 22, 2008 | Reply
Wah jd inspirasi baru untuk saya. Tpi sy mau blajar banyak tentang belantara internet marketing ini. Makasih pak atas info new ini